Home / Musik / Verra, Yenni & Yanti dukung kegiatan “Fashion Show” Lomba Berkebaya

Verra, Yenni & Yanti dukung kegiatan “Fashion Show” Lomba Berkebaya

Indonet7.com-Jakarta, 25-08-2019-Acara yang diselenggarakan oleh Perempuan Berkerbaya Indonesia dan didukung oleh Kementrian Pendidikan & Kebudayaan Indonesia, serta pihak Sarinah mendapatkan antusiasme positif dari para perempuan pecinta Budaya Indonesia yaitu Verra, Yenni & Yanti.

Yanti merupakan salah satu panitia penyelenggara dalam acara “Merah Putih Kebayaku”, acara ini diselenggarakan untuk lebih menggalakkan program “Selasa Berkebaya” secara nasional, yang nantinya diharapkan dapat diresmikan oleh Kementrian Pendidikan & Kebudayaan. dan harapan kedepannya lebih banyak dikenal masyarakat lagi dan event ini akan berlanjut lagi untuk tahun kedepannya. Ungkap Yanti

Menurut Verra Victoria pemilik salah satu brand Pulau Coffee , yang aktif di berbagai kegiatan mengenai kebudayaan ini, turut mendukung acara lomba “Fashion Show Kebaya Ibu , Anak & Remaja”. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi anak-anak dalam mengenal budaya Indonesia melalui busana Kebaya & busana Nusantara.ungkap Vera diwawancarai di Sarinah Lt UG jln Thamrin

Kebaya tidak hanya dengan desain baju brokat saja, kebaya juga dapat dikenakan dan di desain dari bahan kaos seperti yang saya kenakan, ungkap Yenni yaitu salah satu penggiat Budaya Baju Nusantara. Yenni mengenakan kombinasi jumputan & kutu baru bersama putri kecilnya

Acara yang didukung oleh Kementrian Pendidikan & Kebudayaan, Lakme & Sarinah mampu menarik jumlah para peserta sebanyak 140 orang. Verra & Yenni beserta para putranya, mendapatkan posisi juara Harapan II & III. Anak-anak kami akan sangat senang menerima piala & sertifikat dari Bapak Dirjen Kementrian Pendidikan & Kebudayaan, tandas mereka. (Ariyanti)

About admin

Check Also

Kedubes Korea Selatan dan Jang Hansol Paling banyak mencuri perhatian karena pamerkan Batik Khas Daerah !

Semenjak K-Pop masuk ke tanah air dan banyak digandrungi oleh anak-anak muda Indonesia, eksistensi kebudayaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

if (function_exists('rns_reactions')) { rns_reactions(); }