Home / Liputan Presscon / RATSON PICTURES LUNCURKAN FILM “BLUEBELL” Sebuah film yang berkisoh tentang cinta yang slap bikin baper

RATSON PICTURES LUNCURKAN FILM “BLUEBELL” Sebuah film yang berkisoh tentang cinta yang slap bikin baper

Jakarta 29 Maret 2018 Rumah Produksl Ratson Pictures meluncurkan film pertamanya yang berjudul Bluebell. Film her-genre drama romantis ini dibintangi oleh Regina Rengganis sebagai Bluebell dan Qousar Horta Yudono sebagai Mario. Berlatar Pulau Dewata, tidak dipungkiri bahwa selain paras para bintang yang enak dilihat, tapi juga pemandangan alam yang iuar biasa memanjakan mata. Ditambah suguhan musik iatar yang digarap secara ciamik mengantarkan para penonton ke dalam sebuah perjaianan emosi yang menggetarkan. Selain Bali, Bluebell juga mengambil Kyoto clan Osaka lepang sebagai latar film.

Daiam film pertamanya lnl, Ratson Pictures menggandeng Triple A Films. Sang sutradara, Muhammad Yusuf, yang dikenal dengan film horornya, kali ini mencoba bertualang ke genre drama romantis untuk remaja. ”Saya sangat excited mengerjakan proyek film lnl, karena merupakan tantangan baru untuk saya.” ungkap sang sutradara.

Selain dibintangi Regina Rengganis dan Qausar Harta Yudana, film ini turut juga dibintangi Rafael SM ‘51-! Ton, Ncess Nabati, Roy Marten, Gibran Marten dan Steffi Zamora.

“Sebenernya, buatku yang menarlk itu proses pembuatannya. Aku pertama kali harus belajar berselancar dan horas langsung bisa. Terus yang paling seru, ngeliat tingkah laku antik dari para pemain lain. Ada yang kerjaannya main games, ada yang mau nya tuh makaoaoann terus dan ada yang selalu nyempetin telepon ibunya di sela-sela shooting. Kebersamaan kami itu lho yang bikin kangen setelah produksi selesai. Semoga abis ini. kaml kerja bareng Iagi.” ungkap Regina yang usai produksl mengaku rindu dengan suasana di balik layarnya.

Ditemui dalam penayangan perdana, Claudia Stefanus produser eksekutif merangkap produser film Bluebell lnl menyatakan optimismenya dalam kolam baru industri yang ia hadapi saat lnl. “Harapannya film Bluebell dapat dinikmati oleh penonton film indonesia dan menjadi awal yang balk bagi Ratson Pictures untuk terus berkarya dan selalu memajukan perfilman Indonesia. Film Bluebell ini kami produksi dengan memikirkan banyak aspek sehingga memiiiki sajian yang ndak biasa. Balk secara visual, maupun audial. Pokoknya, jilm Bluebell slap bikin baper penonton l”

Tidak dapat dipungkiri bahwa pengambilan gambar dan alur cerita yang lain dari biasanya amat iengkap dengan sajian musik latar yang beragam dan diramu secara apik oleh Steve Respatl dan lzzal Peterson. Ada enam lagu baru yang menjadi original sound-track Bluebell, dua diantaranya (BIAS & l Can’t Dream On) dibawakan oleh Franda mengawali debut pertamanya di bidang tarik suara, satu lagu dinyanyikan oleh Steven Jam, dua lainnya oieh dua grup musik Indie Tatlo dan Pagl Hati clan yang paling istimewa ialah BUNGA ABADI yang dinyanyikan oleh para pemaln Bluebell.

Jakarta 29 Maret 2018 Rumah Produksl Ratson Pictures meluncurkan film pertamanya yang berjudul Bluebell. Film her-genre drama romantis ini dibintangi oleh Regina Rengganis sebagai Bluebell dan Qousar Horta Yudono sebagai Mario. Berlatar Pulau Dewata, tidak dipungkiri bahwa selain paras para bintang yang enak dilihat, tapi juga pemandangan alam yang iuar biasa memanjakan mata. Ditambah suguhan musik iatar yang digarap secara ciamik mengantarkan para penonton ke dalam sebuah perjaianan emosi yang menggetarkan. Selain Bali, Bluebell juga mengambil Kyoto clan Osaka lepang sebagai latar film.

Daiam film pertamanya lnl, Ratson Pictures menggandeng Triple A Films. Sang sutradara, Muhammad Yusuf, yang dikenal dengan film horornya, kali ini mencoba bertualang ke genre drama romantis untuk remaja. ”Saya sangat excited mengerjakan proyek film lnl, karena merupakan tantangan baru untuk saya.” ungkap sang sutradara.

Selain dibintangi Regina Rengganis dan Qausar Harta Yudana, film ini turut juga dibintangi Rafael SM ‘51-! Ton, Ncess Nabati, Roy Marten, Gibran Marten dan Steffi Zamora.

“Sebenernya, buatku yang menarlk itu proses pembuatannya. Aku pertama kali harus belajar berselancar dan horas langsung bisa. Terus yang paling seru, ngeliat tingkah laku antik dari para pemain lain. Ada yang kerjaannya main games, ada yang mau nya tuh makaoaoann terus dan ada yang selalu nyempetin telepon ibunya di sela-sela shooting. Kebersamaan kami itu lho yang bikin kangen setelah produksi selesai. Semoga abis ini. kaml kerja bareng Iagi.” ungkap Regina yang usai produksl mengaku rindu dengan suasana di balik layarnya.

Ditemui dalam penayangan perdana, Claudia Stefanus produser eksekutif merangkap produser film Bluebell lnl menyatakan optimismenya dalam kolam baru industri yang ia hadapi saat lnl. “Harapannya film Bluebell dapat dinikmati oleh penonton film indonesia dan menjadi awal yang balk bagi Ratson Pictures untuk terus berkarya dan selalu memajukan perfilman Indonesia. Film Bluebell ini kami produksi dengan memikirkan banyak aspek sehingga memiiiki sajian yang ndak biasa. Balk secara visual, maupun audial. Pokoknya, jilm Bluebell slap bikin baper penonton l”

Tidak dapat dipungkiri bahwa pengambilan gambar dan alur cerita yang lain dari biasanya amat iengkap dengan sajian musik latar yang beragam dan diramu secara apik oleh Steve Respatl dan lzzal Peterson. Ada enam lagu baru yang menjadi original sound-track Bluebell, dua diantaranya (BIAS & l Can’t Dream On) dibawakan oleh Franda mengawali debut pertamanya di bidang tarik suara, satu lagu dinyanyikan oleh Steven Jam, dua lainnya oieh dua grup musik Indie Tatlo dan Pagl Hati clan yang paling istimewa ialah BUNGA ABADI yang dinyanyikan oleh para pemaln Bluebell.(yanti)

About admin

Check Also

Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 Siap Digelar

Jakarta, 15-Januari-2020-Gelaran musik Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 bakal berlangsung pada 28-29 Februari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

if (function_exists('rns_reactions')) { rns_reactions(); }