Home / Liputan Presscon / NINI THOWOK Film Horor 2018

NINI THOWOK Film Horor 2018

Nini Thowok sebenarnya adalah medium atau perantara komunikasi dengan ruang roh atau alam gaib.
Ia berbentuk boneka dengan yang dimainkan oleh para pawang.
Tidak mudah memainkannya,butuh
keahlian,juga kudu paham mantra yang mendatangkan roh yang bisa diajak berkomunikasi.Jakarta,22 Februari 2018.

Jadi kurang lebih 500 tahun lalu,
Nini Thowok sebenarnya permainan rakyat.Boneka yang dimainkan sebagai ungkapan rasa syukur teerhadap hasil panen.Ia menjadi bahan dari budaya animisme yang mempercayai kemurahan alam.
Namun seiring berjalannya waktu,
boneka nini thowok makin memiliki nilai magis setelah ia menjadi medium berkomunikasi dengan dunia roh.

Ia menjadi bagian dari ritual mendatangkan arwah. Nini Thowok tidak Iagi sekadar menjadi tradisi permainan. Nini Thowok juga lekat dengan budaya Jawa. Bahkan menurut TBS Films, Nini Thowok merupakan horor yang lekat dengan tradisi Jawa. Sesajen misalnya, merupakan ritual yang muncul di film. Dan sesajen yang diusik, itu sama saja dengan mengusik keberadaan sang arwah. TBS Films menjadikannya sebagai sensasi kengerian di film Nini Thowok. Bahkan di satu adegan digambarkan sesajen tertendang kaki Nadine dan membuat isinya tumpah berantakan.

Memahami dunia roh atau alam gaib, juga bukan tanpa referensi dan kejadian. Dari penjelasan pawang atau dukun yang memahami mantra berkomunikasi dengan dunia gaib, menyebutkan bahwa sosok yang digambarkan di film, memang mendekati seperti yang digambarkan di film. Bahkan wujud memedi yang muncul di film, merupakan roh yang pernah hadir di lokasi syuting di pabrik gula Gondang,Klaten.

TBS Films menyebutkan, di salah satu adegan Nadine (Natasha Wilona) ditakuti arwah yang keluar dari lemari sesungguhnya mendekati kisah nyata penampakan makhluk Nini Thowok tersebut. Semacam blessing in disguise. TBS Films memanfaatkan scene tersebut menjadi bagian cerita film. lni yang disebut produser sebagai ketegangan suasana kengerian tanpa harus menjadikan sebagai jump scare scene.

Nini Thowok menjadi unik, selain budaya Jawa, film ini juga menghadirkan keluarga Tionghoa bermarga Oey. Keluarga Oey menjadi sentral mula teror kengerian dari keseluruhan cerita. Sangat sedikit film lndonesia yang menampilkan keluarga Tionghoa dalam film horor. TBS Films melakukannya. ”lni yang menurut kami, Nini Thowok menjadi film akulturasi. Ada budaya Jawa, hadir pula budaya Tionghoa,” ungkap Hendro Djasmoro, salah satu produser TBS Films.

Pertunjukan perdana (premiere) Nini Thowok, Kamis (22/2) menjadi awal pemutaran untuk umum. Ronny lrawan, produser TBS Films menyebut, bahwa rumah produksinya ingin melihat seberapa besar antusias dan respons penonton mengapresiasi karya film perdana mereka. Dari sisi cerita, reterlibatan Alim Sudio dan supervisi kreatif dari penulis Agnes Davonar, menjadikan TBS Films ercaya diri, Nini Thowok, tidak saja sebagai film horor yang berlatar budaya saja, tapi menjadi filn aror yang mampu menghibur penontonnya.

So,buat yang gak sabar ingin menyaksikan Nini Thowok lebih dulu, catat jadwal nonton bareng
kota-kota kalian. lkuti terus informasinya. Nini Thowok rilis (dan gentayangan) secara resmi di
seluruh lndonesia, pada 1 Maret 2018.

Sinopsis

Sepeninggal neneknya, Nadine (Natasha Wilona) mendapat Warisan usaha Iosmen yang bernama Mekar Jiwo di Kota Solo. Nadine dan adiknya, Naya (Nicole Rossi), harus pindah ke Solo untuk mengelola losmen sesuai pesan Eyang Marni (Jajang C. Noer) agar losmen tidak ditutup, apaiagi dijual.

Orangtua Nadine sudah meninggal beberapa tahun lalu akibat kecelakaan mobil. Losmen yang mati enggan, hidup tak mau ini memiliki satu kamar kosong yang tidak boleh dibuka. Bahkan tidak ada yang tahu dimana kunci-gemboknya disimpan.

Beberapa hari tinggal di losmen Mekar Jiwo, Nadine mengalami berbagai kejadian aneh. Nadine yakin bahwa pasti ada hubungannya dengan kamar terlarang. Makin penasaran, Nadine nekad membuka kamar terlarang meskipun sudah dilarang oieh Mbok Girah (ingrid Widjanarko) dan Pak Rahmat(Slamet Ambari), keduanya adalah pegawai kepercayaan Eyang Marni.

Di dalam kamar itu, mereka menemukan lukisan perempuan keturunan China dan boneka Mini Thowok. Menurut literatur Jawa, Nini Thowok adalah jelangkung perempuan. Belakangan diketahui bahwa pemilik pertama iosmen Mekar Jiwo adalah Nyonya Oey (Gesata Steila), perempuan yang ada di dalam lukisan.

Teror mengerikan terus berlangsung, Nadine berusaha mencari tahu apa yang telah terjadi di iosmen puiuhan tahun siiam. Ternyata ada urusan yang belum terselesaikan semasa Nyonya Oey masih hidup. Kematiannya pun mengenaskan.

Apa Sesungguhnya yang terjadi pada Nyonya Oey? Apa hubungan Nyonya Oey dengan boneka Nini Thowok, sang boneka pemanggil arwah?

Catatan Produksi

The Blessing Scene (TBS) Films mengangkat Nini Thowok yang merupakan legenda memedi p kotaan (urban legend) karena begitu banyak cerita dan kisah yang beredar. Boneka ini tidak sekac alat permainan, tapi medium pemanggil arwah. Nini Thowok juga dikenal sebagai khasanah buda mistis dan dunia gaib.

Selalu ada peristiwa yang mengawali penggunaan medium pemanggil arwah. Bahwa ada cerita meltarbelakangi munculnya dan penggunaan boneka Nini Thowok. Juga peristiwa nyata yang terjadil masa lalu, ikut memperkaya cerita-cerita Nini Thowok. Film Nini Thowok ini merupakan satu kisa dari begitu banyak temuan cerita yang pernah dialami pelaku sesungguhnya.

Dari sisi cerita, kehadiran boneka medium pemanggil arwah ini tak kalah menyeramkan. Bahkan ada cerita, Nini Thowok selalu meminta korban setelah dipanggil. Atau sang arwah meminta hadiah sat nyawa untuk jawaban yang diberikannya. TBS films mengambil salah satu sisi cerita dari penuti yang pernah melakukan ritual pemanggilan arwah dengan menggunakan boneka Nini Thowok.

Banyak cerita bisa dituturkan dari kisah urban legend boneka Nini Thowok. Tentunya, penonton akan mendapatkan porsi terbesar dari film ini adalah sisi hiburan film. 50, jadilah bagian dari penonton yang ingin mengetahui nilai mistis clan kengerian boneka N Thowok!

(red/yanti)

About admin

Check Also

Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 Siap Digelar

Jakarta, 15-Januari-2020-Gelaran musik Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 bakal berlangsung pada 28-29 Februari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

if (function_exists('rns_reactions')) { rns_reactions(); }