Home / Liputan Presscon / KOMITE INDEPENDEN KONVENSI BAKAI CALON PRESIDEN 2019-2024 PRESIDEN PILIHAN UMAT ISLAM

KOMITE INDEPENDEN KONVENSI BAKAI CALON PRESIDEN 2019-2024 PRESIDEN PILIHAN UMAT ISLAM

Jakarta,12 Maret 2018-Konferensi pers presidium Alumni 212 bakal calon pilihan umat.Sesuai dengan program kerja “PRESIDIUM ALUMNI 212 sekaligus sebagai partisipasi aktif dan berkontribusi dalam bidang politik serta dinamika perkembangan demokrasi di tanah air tercinta, Presidium alumni 212 untuk bersatu di Roemah Rakyat Tebet Jakarta Selatan.

Mengadakan konvensi calon presiden pilihan umat,kita tahu kalau negara kita ini adalah mayoritas muslim jadi kami berbasis untuk mengunjungi pesantren,mesjid dan kampus yang ada di Indonesia.Apa yang kita sampaikan rencana dan maksud kami,”PRESIDIUM ALUMNI 212.”

Memasuki tahun politik 2019 telah dimulai dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2018 dan selanjutnya akan diikuti oleh berdasarkan Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 14/PUU-XI /2013 Pemilihan Umum Legislatif ( Pileg ) bersamaan penyelenggaraanya dengan Pemilihan Umum Presiden ( Pileg ) Republik Indonesia untuk masa jabatan tahun 2019-2024.

Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 14/PUU-XI /2013 yang mana pelaksanaan Pemilu
Pileg bersamaan dengan dengan Pemilu Pilpres tahun 2019 yang pelaksanaannya berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum dipandang merupakan keputusan yang berpotensi memasung , memandulkan Demokrasi yaitu yang terkait dengan Pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017 mengenai Presidensial Threshold sebesar minimal 20 persen dari jumlah kursi DPR Rl atau 25 persen perolehan suara berdasarkan hasil Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2014.

Penerapan Presidensial sebagaimana Pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017 mengenai Presidensial Threshold sebesar minimal 20 persen dari jumlah kursi DPR RI atau 25 persen perolehan suara berdasarkan hasil Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2014 tersebut telah memunculkan berbagai perdebatan, penolakan dan rasa kecewa karena dicurigai hanya akan menguntungkan pihak pihak tertentu khususnya kepentingan partai dan pihak penguasa saat ini .

Jelas bahwa Penerapan Presidensial Threshold sangat berpotensi mencederai nila‘l demokrasi yang mendatangkan kekecewaan yang mendalam bagi sebagian besar rakyat Indonesia yang masih menghomrati, mempercayai bahwa pemilihan umum umum Presiden secara langsung merupakan sistim yang disepakati sebagai sarana perwujudan demokrasi yang paling bermartabat dalam rangka pemberian mandat amanah rakyat sebagai pemegang kedaultan tertinggi di Republik Indonesia.

Sikap politik yang dipertontonkan oleh wakil wakil rakyat yang ada di DPR itu sebagaimana yang terlihat pada hasil keputusannya terkait Presidensial Threshold menunjukkan buruknya kinerja politik para politisi yang sama sekali tidak hanya mempertontonkan kehendak melanggengkan kekuasaan tanpa mempertimbangkan dinamika politik yang ada di Masyarakat.

Pendaftaran dibuka
untuk memberikan saluran dan kesempatan bagi kader terbaik Umat Islam dalam mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden tahun 2019 (persyaratan ditentukan oleh Panel).

Bertujuan untuk menjawab issue politik kekinian dari arah dan konsekwensi sebuah negara demokrasi,dimana ada arah tidak sehat calon presiden tunggal.
Dibentuk KOMITE INDEPENDEN KONVENSI CALON PRESIDEN PILIHAN UMATsebagai Pelaksana Kegiatan.

KOMITE INDEPENDEN KONVENSI CALON PRESIDEN PILIHAN UMAT PRESIDIUM ALUMNI 212 yaitu;
Ketua Yudi Syamhudi Suyuti
Irwansyah Sekretaris
Mengetahui; PRESIDIUM ALUMNI 212 Habib Umar al-Hamid
Ketua Umum
Ustadz Drs. Hasri Harahap
Sekretaris Jenderal
Aminuddin Jubir.(Yanti)

About admin

Check Also

Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 Siap Digelar

Jakarta, 15-Januari-2020-Gelaran musik Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 bakal berlangsung pada 28-29 Februari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

if (function_exists('rns_reactions')) { rns_reactions(); }