Home / Hukum dan kriminal / Tim Kuasa Hukum Go TV Kabel Indonesia Melayangkan Jawaban Kepada Pihak MNC Sky Vision

Tim Kuasa Hukum Go TV Kabel Indonesia Melayangkan Jawaban Kepada Pihak MNC Sky Vision

Indonet7.com

Jakarta – Wava TV Kabel melalui Tim Hukum dan Advokasi GO TV Kabel Indonesia akhirnya melayangkan surat Jawaban atas Somasi yang disampaikan pihak MNC Sky Vision kepada Wava TV Cable terkait penggunaan tidak sah atas hak cipta dan siaran milik MNC Group.

Tim Kuasa Hukum GOTV Kabel Indonesia, Paul Alexander Oroh, SH dalam jumpa pers, Jumat (6/10/2017) di Senayan Jakarta, menjelaskan bahwa Wava TV Kabel adalah lembaga penyiaran berlangganan (LPB) TV Kabel yang telah memiliki legalitas hukum berdasarkan UU No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, sementara RCTI, MNC dan Global TV adalah lembaga penyiaran swasta (LPS) berdasarkan UU Nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran adalah siaran tidak berbayar.

“Wava TV Kabel telah pernah mengajukan permohonan izin kepada LPS untuk menyiarkan siaran MNC Group tapi ditolak dengan alasan belum bisa bekerjasama. Untuk dapat bekerjasama, semua LPB yang memperoleh izin untuk menyiarkan siaran MNC Group diharuskan membayar kepada MNC Sky Vision,” jelas Paul.

Sementara itu, terkait dengan channel FTA (Free to Air), kuasa hukum mengatakan bahwa kliennya tidak pernah menjual atau mengkomersilkan atau menerima uang atas channel FTA yang klien tayangkan. Menurutnya, penyiaran FTA nasional semata-mata karena kebutuhan dan hak masyarakat menengah bawah untuk memperoleh informasi dan hiburan tanpa berbayar yang dilindungi UU Penyiaran nomor 32 tahun 2002.

“Telah terjadi intimidasi dari personil saudara di tempat kami, untuk itu kami mencadangkan langkah-langkah hukum yang akan kami lakukan,” ungkap Paul.

Pemberian izin menyiarkan FTA, tambah Paul, seharusnya dilandasi alasan yang objektif, bukan komersialisasi siaran lembaga penyiaran yang dihasilkan dari frekuensi publik.

“Kami menghimbau kesadaran dan tanggung jawabnya sebagai koorporasi besar dan penikmat frekuensi publik untuk menyebarluaskan informasi menggunakan frekuensi publik yang diberikan pemerintah,” pungkasnya.

About admin

Check Also

UANG JAMAAH PT SBL HASIL SITAAN PN BANDUNG DI HABISKAN BERFOYA-FOYA UNTUK ISTRI-ISTRI AOM DAN GURU NGAJIPUN MENJERIT

Indonet7.com-Team awak media mendapatkan ada keganjilan dari hasil putusan PN Bandung mengenai kasus PT SBL …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

if (function_exists('rns_reactions')) { rns_reactions(); }