Home / Hukum dan kriminal / Kami Masyarakat Memohon “Majelis Hakim Tolong Berikan Ganti RUGI Tanah Kami di Warga SEMPER BARAT”

Kami Masyarakat Memohon “Majelis Hakim Tolong Berikan Ganti RUGI Tanah Kami di Warga SEMPER BARAT”

Jakarta, 14 Februari 2020-Syukuran warga semper barat RT 16 RW 04 kecamatan Cilincing jakarta utara ,atas di tinjaunya lokasi obyek sengketa yang dihuni warga sejak lebih dari 20 tahun oleh para majelis Hakim dari PN jakarta utara dalam perkara perdata No.245/G.Pdt/2019/PNJakut.

Warga sebagai penggugat intervensi Ingin menunjukkan bahwa tanah yang diperebutkan oleh para pihak penggugat asal dan tergugat asal adalah secara eksistensi ditempati oleh para warga dan di rawat sejak 20 tahun yang lalu.

Rombongan hakim pengadilan jakarta utara

Pak Syapii salah satu warga masyarakat semper barat mengatakan,”pada tahun 1999 namanya bapak haji minun memberikan atau mengover garap tanah tersebut untuk di garap kepada bapak sarking”,dimana bapak sarking itu mengarap sejak tahun dari tahun 1977-1999.Pak Sarking itu melimpahkan kepada Haji Minun dan masyarakat dari tahun 1999 sampai sekarang ini menguasai tanah ini awalnya hanya sawah dan lahan yang tidak layak di unit.

Dan sejak itu masyarakat mulai membuka usaha barang bekas dan besi tua atau pengumpul besi tua.Dan sampai membangun sarana pendidikan dan sebuah mesjid dan madrasyah untuk masyarakat sekitarnya.
Setelah itu ada persengketaan antara Pak Makbul dan Pak Murwanto yang mengklain tanah ini.Tetapi awalnya mereka untuk pembebasan tanah sedangkan kami sebagai warga masyarakat yang hidup sudah 20 tahun ini harus pindah karena tanah tersebut tanah mereka dan pak makbul mengclain tanah tersebut mempunyai sertifikat dan pak purwanto mengakui tanah ini ada 38 hektar miliknya.

Namun ada masyarakat tahu kalau tanah tersebut tanah negara, dan namun ada indikasi-indikasi dari sertifikat kedua belah pihak ini pertama alamatnya di sini rt 16 rw 04 punya pak makbul bukan itu di rt 15.Punya pak wanto dimana tidak sesuai sertifikat dan nama. Dimana kelurahan dan camat tidak ada alamatnya berbeda dan tahun 2000 sedangkan kami resmi tahun 1999. Dan sebelumnya orang yang belum dapat secara resmi dari pak sarking, dari pak sarking di beli dari haji minun baru semua masyarakat beli sama pak haji minum. Dan kami warga masyarakat ada kwatansi serta riwayatnya.Maka dua orang ini bersengketa di pengadilan kita mengikuti ternyata,” saya dengar ribut masalah penggantian lahan atau fisik lalu kami mengajukan intervensi di tolak sama pak purwanto.

Kami tanya sama pak hakim bisa ngak kami mandiri katannya bisa maka kami mengajukan gugatan hingga cek legal maka terlaksana siang ini pak hakim pengadilan jakarta utara turun langsung melihat lahan dimana sudah di huni selama 20 tahun ini. Berdua ini mediasi saya berharap semoga nurani bapak hakim terpanggil membela masyarakat yang lemah dan menyelamatkan aset negara. semoga terpanggil untuk membela warga masyarakat semper barat yang masih menenpati sampai sekarang.

Kalau ada para pihak yang tiba2 menggugat dan menjadi tergugat kenapa mereka baru sadar , baru tiba-tiba muncul dan baru merasa memiliki lahan yang sudah di huni oleh warga selama 20 tahun, yang selama ini tidak pernah ada masalah apapun.

Warga selaku penggugat intervensi ingin menunjukkan bahwa lahan yang diperebutkan oleh para pihak itu benar2 di huni di rawat di kembangkan sejak lebih dari 20 tahun lalu ,tanpa ada masalah apapun sebelumnya dan selama ini belum pernah ada yang datang yang mengaku sebagai pemilik sebelumnya.Namun sejak diterbitkannya sertifikat yang tidak jelas yang tidak dikenal alamatnya , Warga mulai selalu di usik oleh oknum2 yang memiliki kepentingan.

Tergugat asal adalah H maqbul Dan keluarganya memiliki 5 sertifikat yang alamatnya tidak dikenal oleh warga.Sedangkan penggugat asal yakni Purwanto cs menggugat dengan dasar dokumen tanah adat berikut vervonding yang mengaku sebagai pemilik tanah.

Warga Sebagai penggugat intervensi yang berdiri dipihak independen yang tidak ada kepentingan baik dipihak penggugat asal dan tergugat asal,
tentu ingin membela hak-haknya dimana Rumah yang didiami dihuni oleh warga yang tiba-tiba diperebutkan oleh pihak-pihak lain.

Harapannya :

1. Seluruh Warga dan kuasa hukum Ar Effendy dan rekan berharap putusan hakim berpihak kepada warga yang selama berpuluh puluh tahun sudah memelihara , menghuni dan mengembangkan lingkungan dengan Baik sehingga menjadi satu wilayah yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, yang selama ini tidak pernah ada masalah untuk secara sah bisa kembali kepada Warga

2.Seluruh warga meminta penggugat asal dan tergugat asal , silahkan bisa membuktikan dokumen2 yang dimiliki identik dengan lahan sengketa yang dihuni warga, Karena pada dasarnya warga menempati tanah negara.

“Dan Warga menunggu ganti rugi atas tanah mereka. yang mana ganti rugi atas bangunan sudah diterima oleh warga sebelumnya,” Dan saat ini pihak PUPR sebagai pihak tergugat telah mendaftarkan untuk konsinyasi dana ganti rugi atas tanah yang dimaksud di pengadilan negeri jakarta utara untuk pembangunan tol Cibitung cilincing.

(david)

About admin

Check Also

Innalillahi wainnailahirojin Korban Jamaah PT SBL Kembali Berjatuhan Dimana Letak Keadilan Buat Jamaah

  Indonet7.com-,Jakarta,06 September 2020-Puluhan Awak media yang saat ini sudah mengetahui dan mengawal memberitakan kasus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

if (function_exists('rns_reactions')) { rns_reactions(); }