Home / Ekonomi & Bisnis / Konferensi Pers Kinerja Hulu Migas Kuartal III

Konferensi Pers Kinerja Hulu Migas Kuartal III

Indonet7.com-Jakarta,24 Oktober 2019-Konferensi Pers Kinerja Hulu Migas Kuartal III di Kantor SKK Migas, Hall A, Gedung City Plaza Jakarta Selatan.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) para narasumber SKK Nifas “mengatakan selama sembilan bulan terakhir mencapai US$ 7,9 miliar atau Rp 119 triliun”. Nilai investasi hulu migas di periode yang sama tahun lalu setelah konsolidasi  sebesar US$ 6,7 miliar. Sebelumnya, Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi menyebut investasi kuartal III tahun 2017 hanya US$ 5,57 miliar.

Investasi hulu minyak dan gas bumi (migas) kuartal III tahun 2018 mulai meningkat dari periode yang sama tahun lalu. Salah satu penyebab kenaikan adalah optimalisasi produksi dari beberapa kontraktor sehingga investasi lebih besar.

Meski ada peningkatan, SKK Migas memprediksi hingga akhir tahun, target tersebut tidak tercapai.Adapun target sepanjang tahun US$ 14,2 miliar. Wisnu memprediksi sampai akhir tahun US$ 11,2 miliar, atau 79% dari target.

“Capaian itu mempertimbangkan kondisi saat ini.”Harapannya bisa sesuai target dan investasi nilainya bisa maksimal.”Datanya dinamis dan terus kami monitor hingga akhir tahun.

Sementara itu, pengembalian biaya operasi migas (cost recovery) hingga kuartal III 2018 mencapai US$ 8,7 miliar, target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar US$ 10,1 miliar.

SKK Migas juga mencatat capaian kinerja hulu migas lainnya, yakni penerimaan negara dari sektor hulu migas sudah mencapai US$ 11,8 miliar atau di atas target US$ 11,9 miliar. Sampai akhir tahun, diprediksi bisa mencapai US$ 16,1 miliar.

Peningkatan investasi itu karena ada peningkatan realisasi kegiatan pengembangan, dan optimalisasi produksi. Peningkatan investasi terjadi pada Pertamina EP, Pertamina Hulu Mahakam, Chevron Pasific Indonesia, ExxonMobil Cepu Limited, dan BP. “Ada peningkatan nilai investasi dibandingkan tahun lalu.

Masalah tenaga kerja bagaimana menciptakan lapangan kerja karyawan dihulu migas hampir 40 ribu orang yang bekerja.Lapangan kerja ini penting dan 10 ribu yang jadi karyawan tetap.(ariyanti)

About admin

Check Also

YAYASAN ANANTHA RAHARDJA ( Yanara ) Mengadakan Bakti Sosial Kesehatan Berupa Pemeriksaan Kesehatan

YAYASAN ANANTHA RAHARDJA ( Yanara ) mengadakan Bakti Sosial Kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

if (function_exists('rns_reactions')) { rns_reactions(); }