Home / Berita dalam peristiwa / Komite Mahasiswa Rantau Sumut mendesak Kapolda Sumatera Utara Copot Kapolres Pematangsiantar

Komite Mahasiswa Rantau Sumut mendesak Kapolda Sumatera Utara Copot Kapolres Pematangsiantar

(Jakarta)Indonet7.com-,05-02-2021-Peran polri di masa pandemi Covid-19 sangat berat yang berdampak pada masyarakat tidak hanya di bidang kesehatan, melainkan juga di bidang ekonomi, keagamaan, sosial & budaya, serta politik. Semua itu harus di kelola dengan baik,(05/02).

Felix Martuah Purba sebagai ketua Komite Mahasiswa Rantau Sumut menyampaikan dimasa pandemi ini diperlukan disiplin yang sangat ketat terkait kehidupan sosial masyarakat dalam bentuk Physical Distancing untuk mencegah dan memutar rantai penyebaran covid 19, jelasnya.

Keseriusan menangani covid 19 ditunjukkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSB), Peraturan Kementerian Kesehatan (Permenkes) No. 9 Tahun 2020, dan Surat Telegram Nomor: ST/3220/XI/KES.7./2020 tertanggal 16 November 2020 oleh Kapolri Idham Aziz.

Dalam hal keberhasilan PSBB memang tergantung dari kesadaran dan kedisiplinan masyarakat, agar keduanya berjalan diperlukan peran penting Tenaga Medis dan Polri sebagai garda terdepan.

Polri memiliki tugas rutin sebagai aparat penegak hukum dan penjaga ketertiban umum, sementara di sisi lain menjadi pihak yang diandalkan untuk menegakkan aturan PSBB karena “Keselamatan Masyarakat Hukum Tertinggi”.

Komite Mahasiswa Rantau Sumut berpendapat semua ini beda hal nya di wilayah Sumatera Utara dimana baru ini viral di media sosial video diduga Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar yang kedapatan dugem di kelab malam yang saat ini Beliau sedang di proses,jelas Felix.

Polda Sumatera Utara dalam hal Pembinaan kepada Kapolresta/res, harus bertanggung jawab terkait perkara ini, agar tidak menjadi contoh kedepannya.

Untuk itu kami dari Komite Mahasiswa Rantau Sumut (KMRS) meminta dengan tegas Kapolda Sumatera Utara untuk mencopot Kapolres Pematangsiantar yang diduga lalai dalam mendisiplinkan anggotanya.Felix berpendapat ini penting mengingat pesan Presiden Jokowi bahwa menangani Covid 19 jangan hanya sekedar imbauan tapi harus diikuti dengan pengawasan dan penegakan aturan secara konkret di lapangan.

Sudah banyaknya Kapolda/Kapolres yang dicopot dari jabatannya karena tidak bisa menegakkan protokol kesehatan yang menjadi bukti keseriusan Polri dalam menangani covid 19 bukan hanya di masyarakat namun di Internal Polri,ungkap akhir Felix Martuah Purba.
Ketua Komite Mahasiswa Rantau Sumut.

About admin

Check Also

Polisi Naikan Status Penyidikan Kasus Pemalsuan Dokumen Suara Pilgub Kalsel 2020

(KALSEL)-Kasus dugaan pemalsuan dokumen manipulasi suara Pilgub Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dilakukan oleh kubu Denny …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

if (function_exists('rns_reactions')) { rns_reactions(); }